Membuat Pakan Unggas

15th Jun, 2010 

Meramu dan Membuat Pakan Unggas Sendiri


 


bahan pakan ternak, ternak ayam kampung, ayam kampungwww.sentralternak.com, Pakan unggas? Mungkin suatu istilah momok lama bagi peternak unggas terutama para peternak ayam ras (pedaging dan petelur). Bagaimana tidak, harga pakan yang tidak bisa stabil ditambah harga produk yang ikut tidak stabil salah satunya adalah karena pengaruh dari pakan. Maka tak sedikit para peternak ayam ras yang stress, merugi sampai gulung tikar karena tidak bisa mengikuti permainan harga pakan sehingga beralih usaha kepada jenis usaha yang mempunyai ‘sedikit’ kestabilan harga baik harga untuk pakan maupun harga hasil produknya. Ada yang banting setir untuk mencoba beternak ayam kampong, itik petelur dan pedaging, bahkan ada yang mencoba beternak kambing dan sapi. Salah satu penyebab berfluktuasinya harga pakan ayam ras adalah ada beberapa komponen bahan penyusun pakan yang mesti harus impor.

Banyaknya pemain baru dalam bisnis ayam kampong kami rasakan sendiri sebagai penyedia DOC ayam kampong. Saat sekarang ini kami merasa kewalahan melayani pesanan DOC ayam kampong dari berbagai penjuru nusantara. Tak kurang dari 4000-5000 ekor DOC ayam kampong kami produksi  per minggunya, tapi karena jumlah permintaan yang melebihi kapasitas produksi maka pembeli harus indent (pesan).

Banyaknya peternak ayam kampong yang sadar dan melakukan kegiatan usaha beternak ayam kampongnya beralih dari system pemeliharaan ekstensif ke system pemeliharaan secara intensif. Karenanya factor pakan tidak bisa diabaikan dan perlu mendapat perhatian lebih karena pakan mempunyai pengaruh besar dalam model pemeliharaan secara intensif. Pakan ayam kampung sebenarnya masalah sederhana, akan tetapi muncul pertanyaan, apakah efisien kalau kita memberikan pakan ala kadarnya atau dengan memberikan pakan ayam ras pada ayam kampong kalau dilihat dari tingkat produksinya? Dan setelah dihitung dan di ambil kesimpulan bahwa memang sangat tidak efisien kalau kita berikan pakan ala kadarnya atau pakan ayam ras full kepada ayam kampong. Maka usaha apa yang sekiranya bisa dilakukan untuk menekan biaya pakan dan keuntungan bisa meningkat ?

Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah dengan membuat pakan sendiri untuk ayam kampong setelah melakukan usaha penghematan dengan efisiensi penggunaan pakan.  Jangan terbayang dulu masalah kerumitan dan njlimet urusan membuat dan mencampur pakan sendiri. Kalau mau belajar insyaallah semua bisa diselesaikan yang penting kedepankan dulu sikap kemauan dan rasa optimis tinggi. Seorang peneliti tidak mesti hanya sekali dalam menemukan karyanya, yang terpenting adalah terus berusaha menemukan.

Pemberian pakan pada ayam kampong pada dasarnya sama dengan ayam ras yakni berdasar pada tingkat umur, fase pemeliharaan, dan system pemeliharaan yang digunakan. Pakan untuk ayam kampong tidak boleh diabaikan. Mengapa? Karena pakan adalah aspek yang sangat vital bagi kehidupan ayam. Tanpa adanya pakan yang tercukupi kebutuhan nutrisinya maka pertumbuhan ayam kampong akan terganggu.  Berikut akan kami sajikan tabal kebutuhan protein dan energy metabolisme sesuai tingkatan fase pemeliharaan.

Tabel 1. Kebutuhan protein dan energy metabolisme untuk ayam kampung pedaging

Fase pemeliharaan Protein (%) Energi metabolisme (kkal/kg)
Brooding (1-14 hari) 22 3050
Starter (14-30 hari) 20 3100
Grower (31-60 hari) 19 2900
Finisher (>61hari) 16-18 3000

Banyak pilihan untuk menyajikan paka ayam kampong antara lain dengan pakan jadi buatan pabrik dan meramu pakan sendiri. Untuk pakan yang perlu mencampur dan meramu sendiri ada hal yang perlu diperhatikan supaya kandungan nutrisi sesuai dengan yang dibutuhkan oleh ayam kampong berdasar fase pemeliharaan. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :

  1. Kandungan nutrisi bahan pakan yang akan dijadikan campuran atau untuk meramu pakan
  2. Ketersediaan bahan yang kontinyu dan stabil dalam hal kualitas
  3. Bahan tersebut tidak bersaing dengan kebutuhan pokok manusia (food)
  4. Harga bahan baku relatif murah dan terjangkau

Berikut akan kami sajikan contoh perhitungan dan meramu pakan ayam kampong secara sederhana :

Kita akan menyusun pakan untuk ayam kampong fase grower. Kalau berdasarkan table di atas, kebutuhan protein ayam kampong periode grower sebesar 19%. Bahan yang akan kita pakai untuk mencampur  adalah bahan yang mudah di dapat seperti pakan konsentrat ayam petelur (40%), jagung (45%), dan dedak/bekatul (15%). Kandungan protein masing-masing bahan pakan anda bisa lihat pada table 3. Sehingga hasil perhitungannya adalah sebai berikut :

Konsentrat 40% x 34% =13.6, jagung 45% x 9.0% = 4.0, dan bekatul 15% x 10.2% = 1.5 sehingga nilai hasil protein yang diperoleh adalah 13.6 + 4.0 + 1.5 = 19.1, sehingga dapat disimpulkan bahwa ransum yang kita campur sudah sesuai dengan kebutuhan ternak kita (ayam kampong).

Dengan terpenuhinya nutrisi pakan yang cukup maka kita akan bisa memantau jumlah komsumsi pakan dan berat badan mingguan ternak ayam kampong kita :

Table 2. Konsumsi pakan dan berat ayam kampong standart

Umur (minggu) Konsumsi pakan (gr/ekor/mgg) Berat badan (gr/ekor)
1 50 80
2 90 120
3 160 210
4 260 280
5 260 350
6 290 460
7 340 520
8 390 590
9 440 640
10 480 700
11 530 760
12 590 810

Angka yang menunjukkan berat badan ayam kampung di atas adalah termasuk angka yang rendah dan cukup standar, kenyataan di lapangan menunjukkan sekitar 10-20% dari ayam kampong  yang kita pelihara sudah bisa mencapai berat 600-800 gram pada umur 8-9 minggu.

Untuk membantu anda yang masih penasaran dan ingin mencoba meramu dan mencampur pakan ayam kampong sendiri, berikut akan kami sajikan tabel beberapa kandungan nutrisi bahan pakan yang mudah untuk kita jumpai.

Table 3. kandungan nutrisi beberapa bahan pakan yang biasa digunakan untuk pakan unggas :

Bahan baku Protein (%) Lemak (%) Serat kasar (%) Energi (kkal/kg) Batas (%)
Bekatul 10.2 7.9 8.2 1.630 75
Broiler konsentrat 41-42 6 5 2800 40
Bungkil kedelai 41.7 3.5 6.5 1.540 30
Bungkil kelapa 20.5 6.7 12 1.540 15
Gandum 11.9 1.9 2.6 3.000 20
Jagung 9 3.8 2.5 3.430 50
Layer konsentrat 32-34 6 6 2500 40
Pollard 16.2 4.3 7.7 2.970 25
Sagu 1.9 1.19 4.68 2.630 25
Tepung bekicot 60.9 7 4.5 3.010 3
Tepung gaplek 1.5 0.7 0.9 2.970 20
Tepung ikan 53.9 4.2 1 2.640 20
Tepung tulang 12 3 2 - 5

Sekali lagi, ini adalah perhitungan sederhana dan mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi peternak pemula.  Saran dan kritik selalu kami nantikan untuk perbaikan kita bersama*(SPt)

Anda dapat mencopy isi artikel ini sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumbernya : www.sentralternak.com

Posted by: admin

Categories:

Responses

terima kasih atas saran dan masukan kalian kepada kami semua.. semoga hal-hal yang bermanfaat yang telah kalian berikan dapat dibalas oleh sang khalik dengan pahala berlipat ganda… amiin….

By: suprayetno on June 16th, 2010
at 16:44

Saya sangat hobby beternak ayam kampung. Dari membuat mesin penetas sendiri, atwpn menentaskan ke induknya langsung. Setelah menetas menjadi DOC, saya pelihara sampai layer. Tapi kendala saya pada pakan. Saya sudah membuat pakan sendiri seperti yang saya baca di buku, tp tdk max. Kcuali sy beri pakan ras pdaging, br ayamnya agk gemuk. Sdgkn konsentrat sngat mahal, meramu sndripun bhan2nya jg mahal. Kmudian hrga jual ayamny tdk sesuai dg pemeliharaannya. Bgmna solusinya?

Tidak bisa dipungkiri bahwa itulah kenyataan kendala beternak ayam kampung, akan tetapi insyaallah ada berkah di balik kendala tersebut. Pakan alternatif dan perkawinan silang adalah salah satu usaha yang bisa di coba. Kalau Ibu memelihara ayam kampung dari DOC sampai umur layer memang kurang efektif, cobalah beralih kepada usaha pembesaran ayam kampung dalam waktu 2 bulan. Sedangkan untuk kebutuhan telur tetas atau DOC ibu bisa langsung membeli indukan dengan tetap memperhatikan syarat indukan yang baik agar produktifitas juga baik. trims dan semoga bermanfaat

By: Liesiyana on July 15th, 2010
at 19:27

pak…
saya lagi belajar berternak puyuh… yang mau saya tanyakan..”bahan-bahan apa saja yang bisa di campurkan ke bama untuk mengurangi biaya pakan, mengingat harga bama yang sngt mahal???” kalau dedak bisa gak pak,,? apakah tidak berpengaruh pada produksi telur..?? balas via email..!
terima kasih..

Menurut kami pakan puyuh sebaiknya menggunakan pakan jadi buatan pabrik karena komposisi nutrisi sudah sesuai. Kami tidak mengetahui harga bama dibanding dengan merk lain seperti cargill, sinta, wirifa sakti, atau mungkin CP, sierad, comfeed, samsung punya pakan juga untuk puyuh. Menurut sebagian peternak bisa saja di campur dengan dedak halus atau jagung akan tetapi produktifitasnya tidak sebagus kalau kita memberikan pakan buatan pabrik. trims

By: Marionette on July 18th, 2010
at 23:03

Terima kasih banyak, saya sedang memulai untuk meng_intensifkan ternak ayam kampung..
selama ini saya masih campur dengan ayam ras layer, jadi makananya dari sisa ayam layer..
yang jadi pertanyaan saya adalah, setahu saya kl telur ayam yang bisa ditetaskan hanya jika da pejantannya… pa benar begitu?
bukane itu menjadi kendala jika permintaan DOC yang banyak dan berkelanjutan…

Benar pak, telur yang bisa ditetaskan hanya telur yang beraal dari hasil perkawinan ayam jantan dan betina. Dan itu adalah salah satu kendala untuk permintaan DOC ayam kampung. trims

By: Rizal on July 19th, 2010
at 19:15

Salam, saya mau nanya ransum terbaik untuk itik petelur dan konsumsinya? kalau meramu makanan sendiri bagaimana?

By: Edho on August 18th, 2010
at 21:16

saya ada pakan ternak berupa jagung giling , bekatul dan nasi aking utk bebek… siapa membutuhkan hub kami di 082137623671

By: virna on August 24th, 2010
at 19:58

apakah pakan buatan sendiri dapat mempertahankan produktifitas itik

By: bambang on August 30th, 2010
at 15:11

Kalo kita memberikan pakan sisa dapur gemana cara menghitungya (sisa nasi,Sayur) gemana memperlakukanya makanan sisa tersebut

By: Andi priyanto on September 16th, 2010
at 13:19

ayam kampung kalau dikelola secara intensif dapat menghasilkan hasil dan keuntungan yang memuaskan bagi kita. Sekarang ada jenis ayam kampung pedaging yang dikembangkan, masa panen berkisar 1,5 bulan, dapat mencapai bobot rata-rata 7-8 0ns. Jenis ayam ini sekarang disebut dengan ALPU (ayam lokal pedaging unggul).
seleksi untuk mendapatkan ALPU adalah seleksi terhadap induk dan pejantan ayam kampung secara berkelanjutan dengan kiteria ekterior ayam potong, sehingga menghasilkan turunan dengan tingkat produksi lebih baik dan karakteristik lebih seragam.

pelaksanaan program breeding untuk melahirkan ALPU, dimulai dengan melakukan seleksi terhadap penggunaan parameter yang telah teruji berkorelasi positif dengan kriteria ayam pedaging.

Pengembangan ini telah memenuhi pencapaian target, hingga telah menghasilkan, hingga F3 jenis turunan-nya untuk jenis ayam kampung pedaging ini.

mohon info untuk jenis DOC ALPU, yang telah memelihara secara intensif dan komersial

Sumber : http://sentralternak.com/index.php/2010/06/15/meramu-dan-membuat-pakan-unggas-sendiri/

sumber lain : http://papaji.forumotion.com/breeding-beternak-f9/membuat-pakan-ayam-sendiri-t802.htm

Re: Membuat pakan ayam sendiri

Post arif on Thu Dec 17, 2009 11:55 am

Arifin wrote:Sebelumnya terima kasih Mas2 dipapaji, yang saya maksud disini adalah proses pembuatan Voer ayam sendiri, dari bahan yang diperlukan sampai pada proses pembuatan.

Mungkin members yang bergerak atau bekerja di bidang pakan unggas bisa menjelaskan lebih detail. Dulu ada tetangga saya yang mencoba membuat pakan sendiri untuk konsentrat pakan petelur. mudah-mudahan ada relevansinya. (saya coba ingat-ingat bahannya).

Sebelum masuk ke bahan, tujuan kita membuat voer harus di pegang terlebih dahulu. Misal ingin mendapatkan pakan dengan kadar protein, karbohidrat, lemak, serat, vitamin, dan mineral dengan kadar tertentu. Seperti meramu pakan dengan berbagai bahan.

Bahan yang utama yang digunakan adalah tepung ikan, tepung tulang, bungkil kacang/kedelai/kelapa, bekatul, jagung, vitamin dan mineral. Bahan tersebut dicampur dengan kadar tertentu kemudian di’masak’ dan diproses lebih lanjut untuk mendapatkan pakan siap pakai.

mengenai kadar nutrisi dari bahan-bahan tersebut saya belum mendapatkan data detailnya. dan bagaimana cara memprosesnya saya kurang begitu jelas juga.

mohon kepada yang lebih kompeten untuk menjelaskan dengan detail sehingga kita semua menjadi lebih tahu dan mengerti.

 

About these ads

2 thoughts on “Membuat Pakan Unggas

  1. Gmna seandainya untuk bungkil kelapa dan bungkil kedelai tidak ada apa dapat diganti dengan bahan lainnya? mohon penjelasan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s