Jurnal Pemikiran

disatu desa Di Pasuruan, terdapat seorang pengusaha PASRAH KAYU yang berhasil dibidang usahanya saat itu ditahun 1997. dia sudah haji, dan anak-anaknya telah hidup makmur karena usaha itu. dia menjadi salah satu pemasrah kayu yang terbaik diKota saat itu, hingga banyak konsumen yang antri untuk mengerjakan kayu mebelnya kepada dia.

Ibarat kata PEpatah ” Manusia itu Anak ZAMaN, barang siapa yang tidak mengikutinya, maka dia akan ketinggalan “. adalah benar adanya. Sekitar tahun dua Ribuan, terciptalah sebuah mesin PASRAH yang praktis dan tidak ribet pemakaiannya, hnya perlu pengoperasi yang tahu sedikit tentang pasrah, sudah bisa menggunakannya.

MEsIN PASRAH buatan Pabrik itu, telah menggeser kedudukan dari sang pengusaha itu. semakin lama, semakin surut para KONSUMENnya dan Memaksanya untuk sekedar bertahan saja. dan pada puncaknya dia harus kalah oleh MESIN BUATAN manusia tahun 2000 itu. dan membuat dia, bukan lagi tempat tujuan para MEBEL. imbasnya PEmasukannya menjadi menyusut dan dia kembali menjadi tidak kaya lagi.

itulah sekelumit kisah seoarang pengusaha SUKSES ditahun 1997 dan menjadi BANGKRUT ditahun 2000 an. dan kebangkrutannya sebabnya bukan, dari dirinya tapi karena faktor dari luar alias KEADAAN yang tercipta. atau istlah KEREN peralihan MARKET. dari pasrah manual menjadi AUTOMATIC.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s